MAKALAH OS
DI SUSUN OLEH :
JESI TAMALA
NPM :
140401025
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS GAJAH
PUTIH
2016-2017
Kata
pengantar
Puji syukur
kehadirat Allah SWT, yang atas berkah dan rahmat-Nya, saya dapat
menyelesaikan tugas makalah yang berjudul OS
Dengan selesainya makalah ini tidak
terlepas dari bantuan banyak pihak yang telah memberikan masukan-masukan kepada
penulis. Untuk itu penulis mengucapkan banyak
terima kasih kepada teman-teman dan
bapak dosen.
Karya makalah ini disusun untuk memenuhi tugas dan sebagai sumber untuk memperluas
pengetahuan tentang
OS.
Penulis
menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari makalah ini, baik dari materi
maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman
penulis.
Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari
makalah ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya
pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang
membangun sangat penulis harapkan.
Dan kami harapkan bagi sosen wali
dan kawan-kwan semua bisa mempelajari dan mempelajari lebih dalam
ilmu tentang manusia dan komputer dapat mencari referensi lain atau pun semua
kalangan yang berkaitan tentang ilmu tersebut. Semoga apa yang kami sampaikan
ini bisa bermanfaat bagi semuanya.
i
DAFTAR
ISI
BAB l PENDAHULUAN...........................................................................................1
A.Latar belakang………………………………………………………………..….1
B.
Rumusan masalah................................................................................................1
C.
Tujuan………………….……………………………………………………..…2
D.
Manfaat……………………………………………………………………….....2
BAB
11 PEMBAHASAN………………………………………………………….3
A.
Sejarah singkat
adanya SO………………………………….…………..…3
B.
Konsep proses
pada system operasi
linux……..…………………....……6
C.
Sinyal………………………………………………………...………………..10
D.
Mengontrol proses
pada shell…………………………………………..…11
E.
Mengontrol proses
lain……………………………………………………..11
BAB lll PENUTUP…………………………………………………………………….…….13
A. Kesimpulan……………………………………………………...…….……...…13
B. Saran………………………………………………………………………..……13
DAFTAR PUSTAKA
ii
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Makalah
Pengantar OS ini merupakan hasil susunan sebagai salah satu tugas awal yang diberikan
kepada Mahasiswa oleh dosen mata kuliah Pengantar OS guna menjadi acuan untuk tugas-tugas
berikutnya. Serta membantu mahasiswa agar memiliki dasar dari OS itu sendiri
selama proses perkuliahan berlangsung dan meminimalir adanya remedial atau
pengulangan materi ajar ini.
Dan salah satu Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Setiap kali
menggunakan utilitas sistem atau program aplikasi dari shell, satu atau
lebih proses ”child” akan dibuat oleh shell sesuai perintah yang
diberikan. Setiap kali instruksi dibe rikan pada Linux shell, maka kernel
akan menciptakan sebuah proses-id. Proses ini disebut juga dengan
terminology Unix sebagai sebuah Job. Proses Id (PID) dimulai dari 0,
yaitu proses INIT, kemudian diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar pada
/etc/inittab). Beberapa tipe proses diantaranya :
B.
Rumusan masalah
Berdasarkan uraian
diatas maka berikut
penulis akan merumuskan beberapa
rumusan masalah sebagai berikut:
1. Apakah arti dari
OS tresebut
2. Apa manfaat
yang kita dapat
untuk mempelajari OS
tersebut
3. Ada beberapa
macam-macam pengertian OS
4. Apa sejarah
OS tersebut
1
C.
Tujuan
Adapun maksud
dan tujuan pembahasan
makalah ini, yaitu
berdasarkan rumusan masalah
diatas1.
1. Untuk mengetahui
makna dari OS secara
jelas
2. Untuk
mengetahui bagaimana cara memprilakukan OS
3. Untuk
mengetahui banyaknya Operasi-operasi dalam
OS
4. Untuk
mengetahui awal bermulanya
adanya OS
D.
Manfaat
Semoga
makalah OS ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi setiap pembacanya,
entah itu dalam hal penambahan pengetahuan ataupun yang lainnya. Tidak hanya
bagi kalangan mahasiswa tapi juga kalangan masyarakat luas dan berguna
bagi penerus kita
apa yang kita
daoatkan sekarang.
2
BAB
II
PEMBAHASAN
A. SEJARAH SINGKAT ADANYA OS
Dari kebanyakan orang pengguna computer/ laptop
tentu tidak asing lagi tentang system operasi Karena dalam sebuah PC/laptop
pasti menggunakan system operasi. Tapi dari kebanyakan orang tidak mengetahui
sejarah perkembangan system operasi itu sendiri. Disini saya akan berbagi pengetahuan
tentang sejarah system operasi
Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami
perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi ke dalam empat generasi.
Pada tahun 1940-an komputer elektronik digital
yang pertama tidak memiliki sistem operasi. Program dimasukan dari punched
card. Baru Pada tahun 1950-an sistem operasi pertama kali diimplementasikan
oleh The General Motors Research Laboratories pada IBM 701. Sistem operasi
ini hanya mampu menjalankan pekerjaan satu per satu, dengan mengumpulkan
program dan data satu persatu dalam group atau antrian (batch) sehingga disebut
juga dengan Singlestream Batch processing Systems.
1. Komponen utamanya berupa tabung hampa udara.
2. Semua operasi komputer dilakukan secara manual melalui
plugboard, dan hanya bisa digunakan untuk menghitung (+, - dan * )
Generasi Kedua ( Tahun 1960-an )
3
Pada saat itu para perancang sistem operasi
menggunakan konsep bahwa apabila terdapat pekerjaan yang sedang menunggu
operasi input-output device dan prosesor tidak sedang bekerja maka suatu
pekerjaan lain dapat menggunakan prosesor. Konsep ini dikembangkan dengan nama
multiprogramming di mana beberapa pekerjaan diletakan dalam memori utama sekaligus
dan prosesor dapat berganti-ganti melakukan tugas sesuai kebutuhan untuk
menjaga efisiensi waktu.
Pada tahun 1964, IBM mengumumkan sistem komputer
berbasis system/360, didesain untuk kompatibilitas hardware, dan memiliki
kemampuan yang lebih besar. Dikembangkan sistem operasi yang mendukung
timesharing untuk melayani sejumlah user secara interaktif sekaligus dimana
user dapat secara interaktif berkomunikasi dengan komputer melalui terminal
yang terhubung ke komputer. Masing-masing developer kemudian mengembangkan
teknologi berdasarkan timesharing seperti CTSS dari MIT dan TSS dari IBM.
Berkat CTSS maka MIT berhasil menciptakan Multics, sistem operasi pertama yang
sebagian besar dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mengilhami
desainer UNIX untuk menciptakan bahasa C.
1.Komponen utamanya berupa transistor
2. Input memakai punch card
Generasi Ketiga ( Tahun 1970-an )
Pada tahun 1960-an sistem operasi merupakan
software yang dikembangkan oleh orang-orang yang tidak mengenal software sebaik
mereka menguasai hardware. Demi realibilitas, agar sistem operasi itu mudah
dimengerti dan mudah di maintain, berbagai usaha dicurahkan untuk mencari
solusi, sampai akhirnya kemudian lahir software engineering.
4
Sebagian besar sistem tahun 1970-an digunakan
pada minikomputer dengan sistem timesharing multimode yang mendukung batch
processing, timesharing, dan aplikasi real time. Eksperimen sistem
timesharing pada tahun 1960-an telah menjadi produk komersial yang baik.
Komunikasi antar sistem komputer di Amerika
meningkat. Standar komunikasi TCP/IP dari department of defense yang secara
luas terutama di kalangan militer dan kalangan universitas. komunikasi dalam
LAN dibuat dan diterapkan secara ekonomis dengan adanya standar Ethernet yang
dikembangkan Xerox’s Palo Alto Research Center. Proses Enskripsi dan deskripsi
pun mulai diperhatikan
1. Komponen utamanya berupa IC (Integrated Circuits)
2. Pada masa ini berkembang sebagai konsep, seperti :
a. Multiprogramming, satu komputer mengerjakan banyak program yang
ada di dalam memori utama
b. Multiprocessing, satu proses dikerjakan oleh banyak prosesor
untuk meningkatkan kinerja.
c. Spooling (Simultaneous Periperal Operation On Line ), bertindak
sebagai buffer dan mampu menerima
proses meskipun belum dikerjakan.
d. Device Independence, masing-masing komponen memiliki sifat yang
saling berbeda
e. Timesharing atau multitasking , menjalankan proses dalam satu
waktu
f. Real Time System ,sebagai control hardware
5
B. KONSEP PROSES PADA SISTEM OPERASI LINUX
> Foreground : Proses yang diciptakan oleh pemakai langsung pada terminal
(interaktif, dialog)
> Batch : Proses yang dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial
(satu persatu). Proses Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi) dengan
terminal.
> Daemon : Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses
lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaan tersebut. Bila
tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisi “idle” dan tidak
menggunakan waktu hitung CPU. Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran d,
misalnya inetd, named , popd dll.
Berikut
ini adalah perintah perintah manajemen proses dalam Linux :
Status Proses
Untuk
percobaan ini, menggunakan command line terminal (tty2) yaitu dengan menekan
Ctrl+Alt+F2 dan login ke terminal sebagai user.
Untuk
melihat kondisi proses yang ada :
$ ps
Instruksi
ps (process status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID
adalah Nomor Identitas Proses, TTY adalah nama terminal dimana proses tersebut
aktif, STAT berisi S (Sleepin g) dan R (Running), COMMAND merupakan instruksi
yang digunakan.
Untuk
melihat faktor/elemen lainnya :
$ ps -u
Untuk
melihat faktor/elemen lainnya, gunakan option –u (user). %CPU adalah
presentasi CPU time yang digunakan oleh proses tersebut, %MEM adalah presentasi
system memori yang digunakan proses, SIZE adalah jumlah memori yang digunakan,
RSS (Real System Storage) adalah jumlah memori yang digunakan, START adalah
kapan proses tersebut diaktifkan.
6
Mencari
proses yang spesifik pemakai
$ ps –u <user>
sedangkan
mencari proses yang spesifik pemakai. Proses diatas hanya terbatas
pada proses milik pemakai, dimana pemakai teresbut melakukan login.
Mencari
proses lainnya menggunakan opsi a (all) dan au (all user)
$ ps –a
$ ps –au
Untuk
Mencari proses lainnya menggunakan opsi a (all) dan au (all user). Logout
dan tekan Alt+F7 untuk kembali ke mode grafis.
Menampilkan
Hubungan Proses Parent dan Child
seperti
halnya percobaan sebelumnya, pindah ke command line terminal (tty2) dengan
menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke terminal sebagai user.
Unuk
menampilkan proses Parent dan Child
$ ps -eH
pada
percobaan kedua ini adalah untuk menampilkan hubungan proses parent dan child.
Setelah mengetikkan perintah ps -eH kemudian enter, maka proses child muncul
dibawah proses parent dan proses child ditandai dengan awalan beberapa spasi.
Karena pada opsi e disini untuk memilih semua proses dan opsi H menghasilkan
tampilan proses secara hierarki.
Menampilkan status proses dengan karakter
grafis
$ ps –e f
Pada
percobaan perintah ini maka Tampilan serupa dengan langkah ke – 2. Opsi –f akan
menampilkan status proses dengan karakter grafis (\ dan _).
7
Menampilkan
semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child
$ pstree
Percobaan
diatas menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki
parent/child. Proses parent di sebelah kiri proses child. Sebagai contoh
proses init sebagai parent (ancestor) dari semua proses pada
sistem. Beberapa child dari init mempunyai child. Proses login
mempunyai proses bash sebagai child. Proses bash mempunyai proses
child startx. Proses startx mempunyai child xinit
dan seterusnya.
Menampilkan
semua proses mingetty yang berjalan pada system
$ pstree | grep mingetty
Percobaan
diatas menampilkan semua proses mingetty yang berjalan pada system yang
berupa console virtual. Selain menampikan semua proses, proses
dikelompokkan dalam satu baris dengan suatu angka sebagai jumlah proses
yang berjalan.
Untuk
melihat semua PID.
$ pstree –p
Untuk
melihat semua PID untuk proses gunakan opsi –p. Jadi , menampilakn semua proses
pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child. Disini memberitahukan proses
yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Dan berdasarkan
sinyal yang dikirim ini maka dapat bereaksi dan administrator dapat menentukan
reaksi tersebut.
Untuk
menampilkan proses dan ancestor.
$ pstree –h
Perintah
tersebut digunakan untuk menampilkan proses dan ancestor yang tercetak tebal
gunakan opsi -h.
8
Menampilkan
Status Proses dengan Berbagai Format
Pindah
ke command line terminal (tty2) dengan menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke
terminal sebagai user.
menampilkan
semua proses (PID, TTY, TIME dan CMD)
$ ps –e | more
Opsi
-e menampilkan semua proses dalam bentuk 4 kolom : PID, TTY, TIME dan CMD.
Jika halaman penuh terlihat prompt –More– di bagian bawah
screen, tekan q untuk kembali ke prompt perintah.
Menampilkan
semua proses yang dihasilkan terminal (TTY)
$ ps ax | more
Opsi
a akan menampilkan semua proses yang dihasilkan terminal (TTY).
Opsi x menampilkan semua proses yang tidak dihasilkan
terminal. Secara logika opsi ini sama dengan opsi –e. Terdapa 5 kolom
: PID, TTY, STAT, TIME dan COMMAND. Jika halaman penuh terlihat prompt –More–
di bagian bawah screen, tekan q untuk kembali ke prompt perintah.
Menampilkan
semua proses dalam format daftar penuh.
$ ps ef | more
Opsi
–e f akan menampilkan semua proses dalam format daftar
penuh. Jika halaman penuh terlihat prompt –More– di bagian bawah
screen, tekan q untuk kembali ke prompt perintah.
Menampilkan semua
proses dalam format sesuai definisi user
$ ps –eo pid,cmd | more
Opsi
–eo akan menampilkan semua proses dalam format sesuai definisi user yaitu
terdiri dari kolom PID dan CMD. Jika halaman penuh terlihat prompt –More–
di bagian bawah screen, tekan q untuk kembali ke prompt perintah.
9
C. SINYAL
Proses
dapat mengirim dan menerima sinyal dari dan ke proses lainnya.
Proses mengirim sinyal melalui instruksi “kill” dengan format :
kill
[-nomor sinyal] PID
Nomor
sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang didefinisikan system standar nomor
sinyal yang terpenting adalah :
MENGIRIM
SINYAL
Mengirim
sinyal adalah satu alat komunikasi antar proses, yaitu memberitahukan proses
yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Berdasarkan
sinyal yang dikirim ini maka proses dapat bereaksi dan administrator/programmer
dapat menentukan reaksi tersebut. Mengirim sinyal menggunakan instruksi :
kill
[-nomor sinyal] PID
Sebelum
mengirim sinyal PID proses yang akan dikirim harus diketahui terlebih dahulu.
10
D. MENGONTROL PROSES PADA SHELL
Shell
menyediakan fasilitas job control yang memungkinkan mengontrol beberapa
job atau proses yang sedang berjalan pada waktu yang sama. Misalnya
bila melakukan pengeditan file teks dan ingin melakukan interrupt
pengeditan untuk mengerjakan hal lainnya. Bila selesai, dapat kembali
(switch) ke editor dan melakukan pengeditan file teks kembali. Job bekerja
pada foreground atau background. Pada foreground hanya diper untukkan
untuk satu job pada satu waktu. Job pada foreground akan mengontrol shell
– menerima input dari keyboard dan mengirim output ke layar. Job pada
background tidak menerima input dari terminal, biasanya berjalan tanpa
memerlukan interaksi. Job pada foreground kemungkinan dihentikan sementara
(suspend), dengan menekan [Ctrl-Z]. Job yang dihentikan sementara dapat
dijalankan kembali pada foreground atau background sesuai keperluan dengan
menekan ”fg” atau ”bg ”. Sebagai catatan, menghentikan job seme ntara
sangat berbeda dengan melakuakan interrupt job (biasanya menggunakan [Ctrl-C]),
dimana job yang diinterrup akan dimatikan secara permanen dan tidak dapat
dijalankan lagi.
E.
MENGONTROL PROSES LAIN
Perintah ps dapat digunakan untuk menunjukkan semua proses yang sedang berjalan pada mesin (bukan hanya proses pada shell saat ini) dengan format :
ps –fae atau
ps -aux
Perintah ps dapat digunakan untuk menunjukkan semua proses yang sedang berjalan pada mesin (bukan hanya proses pada shell saat ini) dengan format :
ps –fae atau
ps -aux
Beberapa
versi UNIX mempunyai utilitas sistem yang disebut top yang menyediakan
cara interaktif untuk memonitor aktifitas sistem. Statistik secara detail
dengan proses yang berjalan ditampilkan dan secara terus-menerus di-refresh .
Proses ditampilkan secara terurut dari utilitas CPU. Kunci yang berguna
pada top adalah :
s – set update frequency
u – display proses dari satu user
k – kill proses (dengan PID)
q – quit
u – display proses dari satu user
k – kill proses (dengan PID)
q – quit
Utilitas untuk melakukan
pengontrolan proses dapat ditemukan pada sistem UNIX adalah perintah
killall. Perintah ini akan menghentikan proses sesuai PID atau job number
proses.
Berikut
adalah Perintah – Perintah untuk mengontrol proses pada shell
Pindah
ke command line terminal (tty2) dengan menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke
terminal sebagai user.
11
Mengirim
output yang tidak pernah berhenti
$ yes
pada
perintah tersebut digunakan perintah yes yang mengirim output yang tidak pernah
berhenti untuk menghentikannya gunakan Ctrl-C.
Belokkan
standart output ke /dev/null
$ yes > /dev/null
perintah
tersebut digunakan untuk membelokkan standart output ke /dev/null. Untuk
menghentikannya gunakan Ctrl-C.
Perintah
yes tetap dijalankan tetapi shell tetap digunakan
$ yes > /dev/null &
Salah
satu cara agar perintah yes tetap dijalankan tetapi shell tetap
digunakan untuk hal yang lain dengan meletakkan proses pada background
dengan menambahkan karakter & pada akhir perintah. Angka dalam ”[
]” merupakan job number diikuti PID.
Untuk
melihat status proses gunakan perintah jobs .
$ jobs
perintah
ini untuk melihat status proses yang sedang dijalankan.
Untuk
menghentikan job
$ kill %<nomor job>
Untuk
menghentikan job, gunakan perintah kill diikuti job number atau PID
proses. Untuk identifikasi job number, diikuti prefix dengan
karakter ”%”. contoh : kill %1
kesimpulan
: Pada OS Linux ini untuk mengetahui kondisi proses yang ada dengan menggunakan
command line terminal (TTY) dapat mengetahui hubungan proses child dan parent
dan juga dapat mengetahui penjadwalan proiritas pada managemen proses, Proses
adalah program yang sedang dieksekusi. Setiap kali menggunakan utilitas sistem
atau program aplikasi dari shell, satu atau lebih proses ”child” akan dibuat
oleh shell sesuai perintah yang diberikan
12
BAB lll
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari
pengertian-pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pemikiran Tentang
proses computer yangterdiri dari adanya dan
berbagai operasi system banyak
yang menjadikan sebuah proses baru,dimana semua
operasi system banyak hal-hal
yang belum kita
ketahui lebih banyak, operasi system
bisa proses di linux dan memakai
sinyal serta pengontrolannya
B. SARAN
Umumnya
orang berpikir, apabila mempelajari ilmu
computer itu akan menyebabkan
seseorang menjadi tidak penting sangat diperlukan untuk menambah wawasan kita
terhadap computer yang kita pakai
sehingga menambah prngetahuan kita.
Oleh karena itu, yang
baru kita ketahui, apalagi computer
sangat penting bagi
kehidupa kita sehari-hari baik dalam urusan pribadi maupun umum, dan dipakai harus menurut proses yang benar pastinya.
Di sarankan kepada
pembaca, supaya lebih memahami tentang Arsitektur computer agar lebih baik
mencari referensi lain selain makalah ini. Karena makalah ini jauh dari kata
Sempurna,terima kasih.
13
DAFTAR PUSTAKA
Berry, John W., Ype H. Poortinga,
Marshall H. Segall, Pierre R. Dasen. (2011)
.
Cross Cultural Psychology: Research
and Applications (3rd edition)
.
Cambridge: Cambridge University
Press.B
adudu, J.S dan Muhammad Zain.
(2001).
Kamus Umum
Bahasa Indonesia
. Jakarta: P.T. Gramedia Pustaka
Utam
14