Sabtu, 03 Oktober 2015

DEFINISI SYSTEM OPERASI





MAKALAH   OS

DI  SUSUN OLEH        :
JESI  TAMALA
NPM                               :
         140401025



FAKULTAS  TEKNIK 
UNIVERSITAS  GAJAH  PUTIH
2016-2017

Kata  pengantar

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang atas berkah dan rahmat-Nya, saya  dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul  OS

Dengan selesainya  makalah ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak yang telah memberikan masukan-masukan kepada penulis. Untuk itu penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman dan bapak  dosen.

Karya makalah ini disusun untuk memenuhi tugas dan sebagai sumber untuk memperluas pengetahuan tentang  OS.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari makalah ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman penulis.

Saya  menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari makalah ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan.

Dan kami harapkan bagi sosen wali dan kawan-kwan semua bisa mempelajari dan mempelajari lebih  dalam  ilmu tentang manusia dan  komputer  dapat mencari referensi lain atau pun semua kalangan yang berkaitan tentang ilmu tersebut. Semoga apa yang kami sampaikan ini bisa bermanfaat bagi semuanya.











i

DAFTAR   ISI

BAB l PENDAHULUAN...........................................................................................1
A.Latar belakang………………………………………………………………..….1
B.  Rumusan masalah................................................................................................1
C.  Tujuan………………….……………………………………………………..…2
D.  Manfaat……………………………………………………………………….....2


BAB  11  PEMBAHASAN………………………………………………………….3 
A.    Sejarah  singkat  adanya  SO………………………………….…………..…3
B.     Konsep  proses  pada  system  operasi  linux……..…………………....……6
C.    Sinyal………………………………………………………...………………..10
D.    Mengontrol  proses  pada  shell…………………………………………..…11
E.     Mengontrol  proses  lain……………………………………………………..11

BAB lll PENUTUP…………………………………………………………………….…….13
A. Kesimpulan……………………………………………………...…….……...…13
B. Saran………………………………………………………………………..……13
DAFTAR  PUSTAKA










ii
BAB  I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Makalah Pengantar OS ini merupakan hasil  susunan  sebagai salah satu tugas awal yang diberikan kepada Mahasiswa oleh dosen mata kuliah Pengantar OS  guna menjadi acuan untuk tugas-tugas berikutnya. Serta membantu mahasiswa agar memiliki dasar dari OS itu sendiri selama proses perkuliahan berlangsung dan meminimalir adanya remedial atau pengulangan materi ajar ini.
Dan salah satu Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Setiap kali menggunakan utilitas sistem atau program aplikasi dari shell, satu atau lebih proses ”child” akan dibuat oleh shell sesuai perintah yang diberikan. Setiap kali instruksi dibe rikan pada Linux shell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses-id. Proses ini disebut juga dengan terminology Unix sebagai sebuah Job. Proses Id (PID) dimulai dari 0, yaitu proses INIT, kemudian diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar pada /etc/inittab). Beberapa tipe proses diantaranya :

B. Rumusan masalah
Berdasarkan uraian diatas  maka  berikut  penulis  akan merumuskan  beberapa  rumusan masalah  sebagai  berikut:
1. Apakah arti   dari  OS  tresebut
2. Apa  manfaat  yang  kita  dapat  untuk  mempelajari  OS  tersebut
3. Ada  beberapa  macam-macam  pengertian  OS
4.  Apa sejarah  OS  tersebut






1
C. Tujuan
Adapun  maksud  dan  tujuan  pembahasan  makalah  ini,  yaitu  berdasarkan  rumusan  masalah  diatas1.
1. Untuk  mengetahui  makna  dari  OS secara  jelas
2.  Untuk  mengetahui  bagaimana  cara memprilakukan  OS
3.  Untuk  mengetahui  banyaknya  Operasi-operasi  dalam  OS
4.  Untuk  mengetahui  awal  bermulanya  adanya  OS

D. Manfaat
Semoga makalah OS ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi setiap pembacanya, entah itu dalam hal penambahan pengetahuan ataupun yang lainnya. Tidak hanya bagi kalangan mahasiswa tapi juga kalangan masyarakat luas dan  berguna  bagi  penerus  kita  apa  yang  kita  daoatkan  sekarang.













2
BAB II
PEMBAHASAN

A.  SEJARAH SINGKAT  ADANYA OS
Dari kebanyakan orang pengguna computer/ laptop tentu tidak asing lagi tentang system operasi Karena dalam sebuah PC/laptop pasti menggunakan system operasi. Tapi dari kebanyakan orang tidak mengetahui sejarah perkembangan system operasi itu sendiri. Disini saya akan berbagi pengetahuan tentang sejarah system operasi

Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi ke dalam empat generasi.

Pada tahun 1940-an komputer elektronik digital yang pertama tidak memiliki sistem operasi. Program dimasukan dari punched card. Baru Pada tahun 1950-an sistem operasi pertama kali diimplementasikan oleh  The General Motors Research Laboratories pada IBM 701. Sistem operasi ini hanya mampu menjalankan pekerjaan satu per satu, dengan mengumpulkan program dan data satu persatu dalam group atau antrian (batch) sehingga disebut juga dengan Singlestream Batch processing Systems.

1. Komponen utamanya berupa tabung hampa udara.

2. Semua operasi komputer dilakukan secara manual melalui plugboard, dan hanya bisa digunakan untuk menghitung (+, - dan * )
Generasi Kedua ( Tahun 1960-an )




3
Pada saat itu para perancang sistem operasi menggunakan konsep bahwa apabila terdapat pekerjaan yang sedang menunggu operasi input-output device dan prosesor tidak sedang bekerja maka suatu pekerjaan lain dapat menggunakan prosesor. Konsep ini dikembangkan dengan nama multiprogramming di mana beberapa pekerjaan diletakan dalam memori utama sekaligus dan prosesor dapat berganti-ganti  melakukan tugas sesuai kebutuhan untuk menjaga efisiensi waktu.

Pada tahun 1964, IBM mengumumkan sistem komputer berbasis system/360, didesain untuk kompatibilitas hardware, dan memiliki kemampuan yang lebih besar. Dikembangkan sistem operasi yang mendukung timesharing untuk melayani sejumlah user secara interaktif sekaligus dimana user dapat secara interaktif berkomunikasi dengan komputer melalui terminal yang terhubung ke komputer. Masing-masing developer kemudian mengembangkan teknologi berdasarkan timesharing seperti CTSS dari MIT dan TSS dari IBM. Berkat CTSS maka MIT berhasil menciptakan Multics, sistem operasi pertama yang sebagian besar dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mengilhami desainer UNIX untuk menciptakan bahasa C.

1.Komponen utamanya berupa transistor

2. Input memakai punch card

Generasi Ketiga ( Tahun 1970-an )
Pada tahun 1960-an sistem operasi merupakan software yang dikembangkan oleh orang-orang yang tidak mengenal software sebaik mereka menguasai hardware. Demi realibilitas, agar sistem operasi itu mudah dimengerti dan mudah di maintain, berbagai usaha dicurahkan untuk mencari solusi, sampai akhirnya kemudian lahir software engineering.


4
Sebagian besar sistem tahun 1970-an digunakan pada minikomputer dengan sistem timesharing multimode yang mendukung batch processing, timesharing, dan aplikasi real time.  Eksperimen sistem timesharing pada tahun 1960-an telah menjadi produk komersial yang baik.

Komunikasi antar sistem komputer di Amerika meningkat. Standar komunikasi TCP/IP dari department of defense yang secara luas terutama di kalangan militer dan kalangan universitas. komunikasi dalam LAN dibuat dan diterapkan secara ekonomis dengan adanya standar Ethernet yang dikembangkan Xerox’s Palo Alto Research Center. Proses Enskripsi dan deskripsi pun mulai diperhatikan
1. Komponen utamanya berupa IC (Integrated Circuits)
2. Pada masa ini berkembang sebagai konsep, seperti :
a. Multiprogramming, satu komputer mengerjakan banyak program yang ada di dalam memori utama
b. Multiprocessing, satu proses dikerjakan oleh banyak prosesor untuk meningkatkan kinerja.
c. Spooling (Simultaneous Periperal Operation On Line ), bertindak sebagai buffer dan mampu menerima
proses meskipun belum dikerjakan.
d. Device Independence, masing-masing komponen memiliki sifat yang saling berbeda
e. Timesharing atau multitasking , menjalankan proses dalam satu waktu
f.  Real Time System ,sebagai control hardware






5

B.  KONSEP PROSES PADA SISTEM OPERASI LINUX
> Foreground : Proses yang diciptakan oleh pemakai langsung pada terminal (interaktif, dialog)
> Batch : Proses yang dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu). Proses Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi) dengan terminal.
> Daemon : Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaan tersebut. Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisi “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU. Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named , popd dll.
Berikut ini adalah perintah perintah manajemen proses dalam Linux :
 Status Proses
Untuk percobaan ini, menggunakan command line terminal (tty2) yaitu dengan menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke terminal sebagai user.
Untuk melihat kondisi proses yang ada :
$ ps
Instruksi ps (process status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah Nomor Identitas Proses, TTY adalah nama terminal dimana proses tersebut aktif, STAT berisi S (Sleepin g) dan R (Running), COMMAND merupakan instruksi yang digunakan.
Untuk melihat faktor/elemen lainnya :
$ ps -u
Untuk melihat faktor/elemen lainnya, gunakan option –u (user). %CPU adalah presentasi CPU time yang digunakan oleh proses tersebut, %MEM adalah presentasi system memori yang digunakan proses, SIZE adalah jumlah memori yang digunakan, RSS (Real System Storage) adalah jumlah memori yang digunakan, START adalah kapan proses tersebut diaktifkan.


6
Mencari proses yang spesifik pemakai
$ ps –u <user>
sedangkan mencari proses yang spesifik pemakai. Proses diatas hanya terbatas pada proses milik pemakai, dimana pemakai teresbut melakukan login.
Mencari proses lainnya menggunakan opsi a (all) dan au (all user)
$ ps –a
$ ps –au

Untuk Mencari proses lainnya menggunakan opsi a (all) dan au (all user). Logout dan tekan Alt+F7 untuk kembali ke mode grafis.
 Menampilkan Hubungan Proses Parent dan Child
seperti halnya percobaan sebelumnya, pindah ke command line terminal (tty2) dengan menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke terminal sebagai user.
Unuk menampilkan proses Parent dan Child
$ ps -eH
pada percobaan kedua ini adalah untuk menampilkan hubungan proses parent dan child. Setelah mengetikkan perintah ps -eH kemudian enter, maka proses child muncul dibawah proses parent dan proses child ditandai dengan awalan beberapa spasi. Karena pada opsi e disini untuk memilih semua proses dan opsi H menghasilkan tampilan proses secara hierarki.
  Menampilkan status proses dengan karakter grafis
$ ps –e f
Pada percobaan perintah ini maka Tampilan serupa dengan langkah ke – 2. Opsi –f akan menampilkan status proses dengan karakter grafis (\ dan _).




7

Menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child
$ pstree
Percobaan diatas menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child. Proses parent di sebelah kiri proses child. Sebagai contoh proses init sebagai parent (ancestor) dari semua proses pada sistem. Beberapa child dari init mempunyai child. Proses login mempunyai proses bash sebagai child. Proses bash mempunyai proses child startx. Proses startx mempunyai child xinit dan seterusnya.
Menampilkan semua proses mingetty yang berjalan pada system
$ pstree | grep mingetty
Percobaan diatas menampilkan semua proses mingetty yang berjalan pada system yang berupa console virtual. Selain menampikan semua proses, proses dikelompokkan dalam satu baris dengan suatu angka sebagai jumlah proses yang berjalan.
Untuk melihat semua PID.
$ pstree –p
Untuk melihat semua PID untuk proses gunakan opsi –p. Jadi , menampilakn semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child. Disini memberitahukan proses yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Dan berdasarkan sinyal yang dikirim ini maka dapat bereaksi dan administrator dapat menentukan reaksi tersebut.
Untuk menampilkan proses dan ancestor.
$ pstree –h
Perintah tersebut digunakan untuk menampilkan proses dan ancestor yang tercetak tebal gunakan opsi -h.




8

 Menampilkan Status Proses dengan Berbagai Format
Pindah ke command line terminal (tty2) dengan menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke terminal sebagai user.
menampilkan semua proses (PID, TTY, TIME dan CMD)
$ ps –e | more
Opsi -e menampilkan semua proses dalam bentuk 4 kolom : PID, TTY, TIME dan CMD.  Jika halaman penuh terlihat prompt –More– di bagian bawah screen, tekan q untuk kembali ke prompt perintah.

Menampilkan semua proses yang dihasilkan terminal (TTY)
$ ps ax | more
Opsi a akan menampilkan semua proses yang dihasilkan terminal (TTY). Opsi x menampilkan semua proses yang tidak dihasilkan terminal. Secara logika opsi ini sama dengan opsi –e. Terdapa 5 kolom : PID, TTY, STAT, TIME dan COMMAND. Jika halaman penuh terlihat prompt –More– di bagian bawah screen, tekan q untuk kembali ke prompt perintah.
Menampilkan semua proses dalam format daftar penuh.
$ ps ef | more
Opsi –e f akan menampilkan semua proses dalam format daftar penuh. Jika halaman penuh terlihat prompt –More– di bagian bawah screen, tekan q untuk kembali ke prompt perintah.
Menampilkan semua proses dalam format sesuai definisi user
$ ps –eo pid,cmd | more
Opsi –eo akan menampilkan semua proses dalam format sesuai definisi user yaitu terdiri dari kolom PID dan CMD. Jika halaman penuh terlihat prompt –More– di bagian bawah screen, tekan q untuk kembali ke prompt perintah.

9

C.  SINYAL
Proses dapat mengirim dan menerima sinyal dari dan ke proses lainnya. Proses mengirim sinyal melalui instruksi “kill” dengan format :
kill [-nomor sinyal] PID
Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang didefinisikan system standar nomor sinyal yang terpenting adalah :
 
MENGIRIM SINYAL
Mengirim sinyal adalah satu alat komunikasi antar proses, yaitu memberitahukan proses yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Berdasarkan sinyal yang dikirim ini maka proses dapat bereaksi dan administrator/programmer dapat menentukan reaksi tersebut. Mengirim sinyal menggunakan instruksi :
kill [-nomor sinyal] PID
Sebelum mengirim sinyal PID proses yang akan dikirim harus diketahui terlebih dahulu.






10

D.  MENGONTROL PROSES PADA SHELL
Shell menyediakan fasilitas job control yang memungkinkan mengontrol beberapa job atau proses yang sedang berjalan pada waktu yang sama. Misalnya bila melakukan pengeditan file teks dan ingin melakukan interrupt pengeditan untuk mengerjakan hal lainnya. Bila selesai, dapat kembali (switch) ke editor dan melakukan pengeditan file teks kembali. Job bekerja pada foreground atau background. Pada foreground hanya diper untukkan untuk satu job pada satu waktu. Job pada foreground akan mengontrol shell – menerima input dari keyboard dan mengirim output ke layar. Job pada background tidak menerima input dari terminal, biasanya berjalan tanpa memerlukan interaksi. Job pada foreground kemungkinan dihentikan sementara (suspend), dengan menekan [Ctrl-Z]. Job yang dihentikan sementara dapat dijalankan kembali pada foreground atau background sesuai keperluan dengan menekan ”fg” atau ”bg ”. Sebagai catatan, menghentikan job seme ntara sangat berbeda dengan melakuakan interrupt job (biasanya menggunakan [Ctrl-C]), dimana job yang diinterrup akan dimatikan secara permanen dan tidak dapat dijalankan lagi.
E.  MENGONTROL PROSES LAIN
Perintah ps dapat digunakan untuk menunjukkan semua proses yang sedang berjalan pada mesin (bukan hanya proses pada shell saat ini) dengan format :
ps –fae atau
ps -aux
Beberapa versi UNIX mempunyai utilitas sistem yang disebut top yang menyediakan cara interaktif untuk memonitor aktifitas sistem. Statistik secara detail dengan proses yang berjalan ditampilkan dan secara terus-menerus di-refresh . Proses ditampilkan secara terurut dari utilitas CPU. Kunci yang berguna pada top adalah :
s – set update frequency
u – display proses dari satu user
k – kill proses (dengan PID)
q – quit
Utilitas untuk melakukan pengontrolan proses dapat ditemukan pada sistem UNIX adalah perintah killall. Perintah ini akan menghentikan proses sesuai PID atau job number proses.
Berikut adalah Perintah – Perintah untuk mengontrol proses pada shell
Pindah ke command line terminal (tty2) dengan menekan Ctrl+Alt+F2 dan login ke terminal sebagai user.
11

Mengirim output yang tidak pernah berhenti
$ yes
pada perintah tersebut digunakan perintah yes yang mengirim output yang tidak pernah berhenti untuk menghentikannya gunakan Ctrl-C.
Belokkan standart output ke /dev/null
$ yes > /dev/null
perintah tersebut digunakan untuk membelokkan standart output ke /dev/null. Untuk menghentikannya gunakan Ctrl-C.
Perintah yes tetap dijalankan tetapi shell tetap digunakan
$ yes > /dev/null &
Salah satu cara agar perintah yes tetap dijalankan tetapi shell tetap digunakan untuk hal yang lain dengan meletakkan proses pada background dengan menambahkan karakter & pada akhir perintah. Angka dalam ”[ ]” merupakan job number diikuti PID.
Untuk melihat status proses gunakan perintah jobs .
$ jobs
perintah ini untuk melihat status proses yang sedang dijalankan.
Untuk menghentikan job
$ kill %<nomor job>
Untuk menghentikan job, gunakan perintah kill diikuti job number atau PID proses. Untuk identifikasi job number, diikuti prefix dengan karakter ”%”. contoh : kill %1
kesimpulan : Pada OS Linux ini untuk mengetahui kondisi proses yang ada dengan menggunakan command line terminal (TTY) dapat mengetahui hubungan proses child dan parent dan juga dapat mengetahui penjadwalan proiritas pada managemen proses, Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Setiap kali menggunakan utilitas sistem atau program aplikasi dari shell, satu atau lebih proses ”child” akan dibuat oleh shell sesuai perintah yang diberikan

12
BAB  lll
PENUTUP

A.  KESIMPULAN
Dari pengertian-pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pemikiran Tentang proses  computer  yangterdiri dari  adanya dan  berbagai  operasi  system banyak  yang  menjadikan sebuah  proses baru,dimana  semua  operasi  system banyak  hal-hal  yang  belum  kita  ketahui  lebih  banyak, operasi  system  bisa proses di linux dan memakai  sinyal serta  pengontrolannya


B.  SARAN
Umumnya orang berpikir, apabila mempelajari ilmu  computer  itu akan menyebabkan seseorang menjadi tidak penting sangat diperlukan untuk menambah wawasan kita terhadap computer  yang kita pakai sehingga menambah prngetahuan kita.
Oleh karena itu, yang baru kita ketahui, apalagi computer  sangat  penting  bagi  kehidupa kita sehari-hari baik dalam urusan pribadi  maupun umum, dan dipakai  harus menurut proses yang benar pastinya.
Di sarankan kepada pembaca, supaya lebih memahami tentang Arsitektur computer agar lebih baik mencari referensi lain selain makalah ini. Karena makalah ini jauh dari kata Sempurna,terima kasih.







13
DAFTAR  PUSTAKA
Berry, John W., Ype H. Poortinga, Marshall H. Segall, Pierre R. Dasen. (2011)
.
Cross Cultural Psychology: Research and Applications (3rd edition)
.
Cambridge: Cambridge University Press.B
adudu, J.S dan Muhammad Zain. (2001).
Kamus Umum
Bahasa Indonesia
. Jakarta: P.T. Gramedia Pustaka Utam
























14